Diantara Ta'aruf dan Ramadhan

Ada tatap mata yang saling jaga,
Pada tutur sapa yang saling menjaga rasa
Dan malamnya serupa desiran doa doa
Mengejawantah kalbu seribu rindu....


Duhai sang pemilik jiwa yang terlanjur singgah
Ada taaruf yang ingin segera kutuntaskan,
Meraup restu tanpa resah disegala penjuru 
Menjadikannya sang terkasih diluas hati.


Pada tubuh yang saling menjaga jamah,
Pada buliran air mata yang kan saling menyeka
Dalam untaian bisu dipenghujung cahaya bulan
Mengetuk pintu langit seraya doa nan sempurna.
Duhai sang pemilik raga yang belum kujamah...,


Ada taaruf yang ingin segera kubincangkan,
Tiadalah restu tuhan,tanpa restu tulus kalian
Serupa niat menjadikannya kelak bidadari syurga.
Lalu, jangan biarkan aku berlalu bimbang...,
Diantara ta'aruf dipenghujung cahaya ramadhan.

Comments