Garis pantai teraut dari langgam matamu
Ombak kecil menyapu kedip
Dan belalaknya seperti lentera
Di depan kemuning senja
Nyanyian pulau-pulau
Bergema senada gurindam
Seumpama lagi
Tiada pernah mau pergi
Lukisanmu masih menggantung di pojok rintih
Sesekali menangis dan hening
Menyirat semua tanya tanpa sepatah pun berkata
Dalamnya luka, diantara masa
Ingin kupeluk rindumu melewati surut gerimis
Agar peluh ini semakin jalar
Menghabiskan cerita
Membalut kaca-kaca di mata
Kak, dengarlah!
Segala degup menahan paksa gemuruh amarah
Tentang sketsa wajahnya
Tentang malam milik kita
Tentang mimpiku yang sirna

Comments
Post a Comment