Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Sajak yang mampu merubah malamku jadi siang.
Merubah gelapku menjadi cahaya terang.
Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Tentang keakraban hujan dan badai
Tentang kasih sayang kayu kepada api yang menjadikannya debu.
Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Tertegun di balik bait-bait kesempurnaannya
Tenggelam dalam diksi indahnya.
Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Hingga aku paham sajakmu adalah reinkarnasi diriku sendiri.
Sajak yang mampu merubah malamku jadi siang.
Merubah gelapku menjadi cahaya terang.
Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Tentang keakraban hujan dan badai
Tentang kasih sayang kayu kepada api yang menjadikannya debu.
Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Tertegun di balik bait-bait kesempurnaannya
Tenggelam dalam diksi indahnya.
Aku belajar mengais dari sajak-sajakmu yang kau tulis tempo hari.
Hingga aku paham sajakmu adalah reinkarnasi diriku sendiri.

Comments
Post a Comment