TITIK TEMU

Tak ku sangka dan tak ku duga setelah sekian lama aku berada dalam pencarian,
akhirnya Tuhan menujukan aku dalam tepian pantai penemuan.
Gusar memang sering aku rasakan tapi hal itu sudah menjadi sebuah keharusan bagiku si penuntut kamanungsan, di setiap persimpangan aku selalu menemukan sebuah pengetahuan baru, seperti halnyaq tentang kebersamaan para sahabat di jalanan yang senantiasa berbagi kebahagian, meskipun hanya sekedar makan sisa semalam.

Di setiap lalu lintas aku terhenti menatap si pedagangan asongan,
memburu uang recehan sekedar mengganjal perut yang lapar.
Dalam perjalanan aku temukan bermacam perbedaan yang hangat mengantarkan senyuman, terkadang hati ini tergerak untuk berkata " damainya kamu nak, siang malam bernyanyi, nasi satu pincuk engkau bagi bersama - sama, apakah orang tua tidak mencari mu, jangan - jangan mereka sedang merindukanmu", belum pertanyaan itu muncul dari ucapanku, mata mu sudah mulai berkaca - kaca. Entahlah, apakah kamu tahu isi hati ku yang sedang membicarakan mu.
Atau kamu juga ingin berkata bahwa kamu di buang oleh mereka dan sekarang kamu sedang mencari nya?.

Carilah terus mudah - mudah kamu temukan apa yang kamu cari, setelah kamu temukan, kamu harus tahu bagaimana kamu rawat dan kamu jaga penemuanmu.

Comments