Cinta Dalam Diam

Degan bertemakan cinta
Kutulis awal dari yang paling pertama
Tentang rasa yang kian tumbuh seiring masa
Namun sampai kini pun masih saja rahasia

Cinta ini, entah sejak kapan adanya?
Ia bagai balita yang lahir tanpa orang tua
Ada tanpa diminta
Kemudian merambat melalui temu sepasang mata

Ia semakin berakar kedasar hati
Tertanam kokoh menjulang tinggi
Aku bingung bagaimana harus menyikapi
Sedang untuk mengungkapkan lidahku tertatih

Aku adalah pria kaku
Tak mampu mencairkan perasaan yang beku
Selembar kertas adalah tempatku untuk mengadu
Dari sekian banyak rasa yang telah membusuk dalam kalbu

Izinkan aku menjadi pengagum rahasiamu
Sampai tuhan mengirim jodoh yang kau tunggu
Lalu aku akan pergi menjauh
Dengan hati cacat yang tak lagi utuh

Mungkin hanya ini yang bisa kulakukan
Mencintaimu dalam diam berkepanjangan
Biarlah di kertas ini akan kuceritakan
Tentang pria bodoh yang tak mempunyai keberanian

Aku memanglah lelaki pecundang
Yang memelihara cinta tanpa mau mempertanggung jawabkan
Bagai melempar batu ke tubuh orang
Kemudian takut, lalu umpat tangan

Comments

Post a Comment