Hujan Masa Lalu

Hujan masa lalu kembali datang
Membawa sepenggal kisah yang sempat kulupakan
Kenangan silam bangkit dari kematian panjang
Menghantui pikiranku yang seakan tumbang dilanda gamang

Hidupku serasa tak tenang
Kedamaian hati tak lagi kutemukan
Entah dengan apa kuhapus kisah yang lalu
Agar kenangan pahit tak lagi menghantui warasku

Semuanya berawal dari rintik yang awan turunkan
Dilengkapi dengan gemuruh petir yang seakan mencambuk badan
Aku diam mematung tanpa pergerakan
Menatap kepergianmu yang semakin jauh tertelan gelap malam

Waktu itu, aku seakan berada di ambang kematian
Kelopak mataku tertutup secara perlahan
Aku hilang kesadaran
Di bawah asuhan hujan tanpa ada seorang pun yang menghiraukan

Hingga ketika aku tersadar
Berharap semuanya adalah mimpi buruk semalam
Aku berdoa dalam diam
Memohon agar ketidak berdayaanku hanyalah kecelakaan

Namun asaku bagai mengharap hujan di langit terang
Hanyalah kekecewaan yang menjawab pengharapan
Hingga di titik rinai hujan penghabisan
Aku tetap terkungkung dalam ruang kesunyian

Hujan telah membawa diriku ke masa lalu
Dengan gerimis dingin yang enggan untuk berlalu
Membuntuhkan jalan hidup yang telah kutata satu persatu
Dengan sejarah kelam yang menghambur warasku.

Comments

Post a Comment